Tampilkan postingan dengan label lemak jahat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lemak jahat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Februari 2011

Memahami Lemak Lebih Jauh

          Lemak secara teknis disebut sebagai asam lemak, yang merupakan nutrisi penting bagi sel-sel kita. Kita tidak dapat hidup tanpa asam lemak alias lemak. Jika kita meneliti setiap molekul lemak, kita akan tahu ada tiga jenis asam lemak, yaitu: asam lemak jenuh (padat), asam lemak tak jenuh tunggal monounsaturated (lembek, dengan perkecualian minyak zaitun dan miyak kacang), serta asam lemak tak jenuh majemuk polyunsaturated (cair). Jika kita menemui menemui istilah "lemak tak jenuh" yang dimaksud adalah asam lemak tak jenuh tunggal atau tak jenuh berganda (majemuk)
          Ketiga jenis asam lemak tersebut bergabung dengan gliserol dan membentuk trigliserida. Setiap molekul lemak adalah rangkaian yang tersusun dari gliserol, atom karbon dan atom hidrogen. Semakin banyak atom hidrogen yang terdapat pada rangkaian tersebut maka lemak itu pun makin jenuh atau padat. Hati memecah molekul-molekul lemak dengan menghasilkan empedu (disimpan di kantung empedu). Inilah salah satu fungsi utama hati.Hati juga memproduksi kolesterol. Lemak jenuh yang terlalu tinggi menyebabkan hati terlalu banyak memproduksi kolesterol, seingga trigliserida dalam aliran darah kita meningat. Demikian proses itu berulang dan memperburuk masalah
          Jika jumlahnya terkendali, lemak itu bermanfaat. Namun sama seperti hal-hal bermanfaat lain, kita sering ingin lebih dan lebih banyak lagi. Sampai saat ini, makan yang terlalu banyak mengandung lemak adalah faktor pola makan yang paling merusak. Dalam berat yang sama, satu gram lemak mengandung kalori dua kali lipat lebih banyak dibanding protein maupun karbohidrat. Mengurangi lemak dalam makanan dan mengantinya dengan mengkonsumsi produk serealia dan buah-buahan merupakan cara terbaik untuk menrunkan resiko kanker usus besar serta penyakit jantung dan tekanan darah.
          Lemak dalam makanan umumnya bersumber dari daging, produk susu, dan minyak nabati. Sumber-sumber lemak lain meliputi kelapa (60%), kacang (78%), dan alpukat (82). Ada berbagai jenis asam lemak dalam sumber-sumber tersebut, yaitu jenuh dan tak jenuh (tunggal & majemuk).Ada juga asam lemak jenis keempat dalam menu makan kita, yaitu asamlemak trans. Asam lemak ini merupakan lemak buatan yang dapat ditemukan misalnya pada margarin.
          Jika bingung dengan berbagai istilah tentan lemak ini, kita dapat mengelompokkan lemak dalam dua kategori yaitu "lemak merugikan" dan "lemak bermanfaat" atau sering diistilahkan sebagai "lemak baik dan lemak jahat".

Lemak Merugikan
         Berikut adalah lemak-lemak yang merugikan karena dapat meningkatkan resiko gangguan jantung dan pembuluh darah serta berbagai kanker termasuk kanker usus besar dan payudara. Lemak-lemak ini tidak akan menimbulkan masalah jika dikonsumsi dalam jumlah sedikit atau tidak dikonsumsi sama sekali. Sebaliknya, lemak ini akan merugikan jkika dikonsumsi secara berlebihan
  • Lemak Jenuh, lemak ini berwujud padat pada suhu kamar. Lemak ini merangsang produksi  kolesterol dalam tubuh kita. Bentuk lemak ini akan tetap sama, baik sebelum kita makan maupun ketika menyumbat pembuluh darah kita. Makanan-makanan yang kandungan lemak jenunya tinggi meliputi dagin olahan, lemak daging (gajih) mentega, margarin, coklat dan minyak goreng (90% asam lemak dalam minyak kelapa adalah lemak jenuh). Lemak jenuh sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang sangat sedikit saja.
  • Lemak Trans, saat berada dalam tubuh kita, lemak sintetis ini bersifat sama dengan lemak jenuh